Logam Mulia - Cara Cerdas Menabung, Nilai Aset Semakin Tinggi, Mudah Digunakan Saat Butuh Cepat

Logam Mulia - Cara Cerdas Menabung, Nilai Aset Semakin Tinggi, Mudah Digunakan Saat Butuh Cepat

Logam Mulia - Cara Cerdas Menabung, Nilai Aset Semakin Tinggi, Mudah Digunakan Saat Butuh Cepat. By Arief Rahmat Pamungkas Shinta Eka Nurmala

Keuntungan Menabung Logam Mulia

Sahabat www.prantau.com di manapun anda berada, kali ini Kang Arief Rahmat Pamungkas dari www.prantau.com akan berbagi ilmu bermanfaat kepada anda.

Tujuan utama perantau merantau ke tempat perantauan adalah menjemput rezeki sebanyak-banyaknya bukan? Iya, motivasinya adalah untuk memperbaiki taraf hidup yang semula sederhana menjadi berkecukupan. Meskipun sebenarnya tolok ukur berkecukupan tidak akan pernah ada habisnya.

Prinsip utama perantau adalah berusaha mendapatkan pendapatan sebesar-besarnya, dan menekan pengeluaran biaya hidup supaya keluar sekecil-kecilnya.

Berkat berhemat, para perantau dapat memiliki tabungan untuk keperluan tidak terduga, biaya sekolah anak, dan cita-cita untuk membeli sandang (pakaian dan perabotan rumah tangga) serta papan (rumah tempat tinggal).

Bagaimana cara menabung yang benar?

Pada prinsipnya menabung adalah menyimpan harta yang produktif. Menabung yang benar adalah memiliki tabungan yang tidak mengalami penurunan nilai dari sebuah objek tabungan.

Di Indonesia, masyarakat terbiasa menabung uang, logam mulia dan properti. FYI, saya sendiri adalah tipe orang yang suka menabung logam mulia dan properti.

Untung mana menabung uang, logam mulia atau properti?

Karena yang ditanyakan adalah untung mana maka jawabannya sangat mudah, yaitu properti. Harga properti memiliki kecenderungan terus merangkak naik setiap tahun. Hal ini karena keterbatasan lahan dan semakin berkembangnya pembangunan sebuah daerah.

Properti lebih identik dengan investasi jangka panjang ketimbang menganggap sebagai tabungan. Meskipun, secara nilai, tidak akan menyusut jika berpegangan kepada harga pasar.

Apa kekurangan investasi properti?

Jika menjadikan properti sebagai tabungan yang pemiliknya memiliki ekspektasi dapat digunakan untuk keperluan mendesak, jelas keliru. Secara umum, sebagian besar penjualan properti tidak seketika bisa langsung terjual. Apalagi kategori properti rumah hunian di lingkungan perumahan misalnya. Setidaknya membutuhkan waktu relatif lama untuk bisa terjual sesuai harga pasar.

Mengambil jalan pintas dengan banting harga properti dari harga pasar juga belum tentu dapat mempercepat penjualan, karena berkaitan dengan kecocokan dan kesiapan finansial calon pembeli.

Mudah mana menabung uang, logam mulia atau properti?

Karena sekarang yang ditanyakan adalah mudah mana maka jawabannya adalah menabung uang. Menyimpan tabungan berupa uang bisa dilakukan di mana saja, seperti di rumah, brankas, celengan, bank, sampai koperasi. Pendapat saya, meskipun mudah, menabung uang juga terdapat kerugian berarti.

Apa kerugian menabung uang?

Jika menabung uang di rumah, maka nilai uang menjadi turun. Kenapa nilai uang bisa turun? karena kenaikan harga-harga kebutuhan, sementara nilai uang masih tetap.

Sebagai contoh, ketika saya menyimpan uang di rumah Rp. 100.000 dan jika dibelanjakan hari ini dapat ditukar dengan 10 produk, maka tahun depan dengan nominal uang yang sama, saya hanya bisa menukar uang Rp. 100.000 dengan 9-8 produk.

Dengan demikian menabung uang di rumah bukan pilihan tepat. Semakin besar nominal uang yang kita simpan di rumah, semakin besar juga kehilangan (penyusutan, read) saat ditukar dengan produk kebutuhan pokok di tahun-tahun mendatang.

Aman mana menabung uang, logam mulia atau properti?

Karena kali ini yang ditanyakan adalah aman mana maka jawabannya adalah logam mulia. Aman yang saya maksud adalah nilai daripada objek tabungan. Nilai logam mulia adalah tetap, meskipun sudah tersimpan bertahun-tahun sejak lama.

Apa keuntungan menabung logam mulia?

Logam Mulia - Cara Cerdas Menabung, Nilai Aset Semakin Tinggi, Mudah Digunakan Saat Butuh Cepat by Arief Rahmat Pamungkas Shinta Eka Nurmala
Logam mulia 5gr. Foto : Dokumentasi pribadi ARP.
Keuntungan menabung logam mulia adalah :
  1. Disukai istri.
  2. Nilai tidak turun.
  3. Mudah dijual saat ada keperluan mendesak.
Sebagai contoh nilai tidak turun adalah saya membeli logam mulia 999,9 dengan berat 10 gram di bulan Februari 2019 seharga Rp. 6.310.000 kemudian seandainya dijual di bulan Juli 2020, berapa uang yang saya dapat?

Dengan estimasi saya menjual logam mulia 999,9 seberat 10 gram ke Antam, maka saya harus membuka terlebih dahulu harga beli (buyback) di simulasi buyback Antam.

Per 12 Juli 2020 harga beli (buyback) logam mulia Antam adalah Rp. 835.000 / gram, maka jika logam mulia 999,9 seberat 10 gram tersebut dijual, saya mengantongi uang Rp. 8.350.000.-
Selama 17 bulan (Maret 2019 - Juli2020) saya simpan logam mulia 999,9 seberat 10 gram, terdapat selisih nilai Rp. 2.040.000.-

Harga logam mulia

Harga logam mulia dari hari ke hari mengalami kenaikan. Kenaikan harian logam mulia berada pada rentang Rp. 1.000 - Rp. 10.000, wow! Meskipun demikian, logam mulia juga mengalami penurunan harga. Hanya saja, perbandingan kenaikan dengan peurunan lebih banyak kenaikan.

Harga beli logam mulia

Harga beli logam mulia adalah harga buyback dari perusahaan tambang logam mulia. Harga beli kembali tentu saja lebih rendah daripada harga jual logam mulia. Hanya saja, selisihnya tidak besar.

Rentang harga jual dengan harga beli (buyback) adalah Rp. 50.000 - Rp. 150.000 /gr.

Harga jual logam mulia

Harga jual logam mulia adalah harga dari perusahaan tambang ke pembeli. Biasanya, logam mulia dijual dengan berat 1, 2, 3, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 500 dan 1.000 gram.

Apa kerugian menabung logam mulia?

  1. Rentan hilang jika tidak memiliki brankas penyimpanan khusus logam mulia yang safety.
  2. Harus menjual ke toko emas/perusahaan logam mulia untuk merubahnya kembali menjadi uang rupiah.
Frequently Asked Questions (FAQs)
Silakan bertanya melalui kolom komentar jika ada yang masih belum mengerti.